Travelling

Explore Pulau Kelor, Pulau Cipir dan Pulau Onrust

Travelling, menurut saya selain menyenangkan tapi juga seperti yang kebanyakan orang banyak bilang mengantarkan kita pada “pengalaman dan pemahaman baru” . Itu betul lho !, namun bagi saya sendiri travelling itu untuk menantang diri saya sendiri untuk melewati batas-batas zona aman saya selama ini. Maklum anak perempuan, otomatis sudah jadi kodrat bagi sebagian anak perempuan untuk tetap di rumah dengan sejuta aturan orang tua dan norma masyarakat yang “membelenggu” (agak lebay). Jadilah ini trip pertama saya setelah berjuang keras meminta izin pada orang tua.

Oke .. kebetulan informasi tentang trip ke 3 pulau ini saya dapatkan dari teman kampus. Kebetulan lainnya, penyelenggara trip tersebut ternyata juga satu kampus dengan saya. Ia mendirikan semacam agent travelling gitu dengan beberapa crew atau team yang membantu mendampingi. Kebanyakan destinasinya adalah pantai, tapi ada juga yang lainnya. Nah .. itung-itung bantu temen .. monggo di klik link facebooknya kalo berminat http://www.kilikiliadventure.com/.

Tripnya hanya satu hari saja, biayanya sejauh ini masih terjangkau kantong saya, hehehe :D. Destinasinya adalah Pulau Kelor, Pulau Cipir dan Pulau Onrust, sesuai judul banget yaa. Trip ini lebih tepatnya ini saya ambil sekitar bulan Mei 2013. Late post bangets yaa .. tapi gak papa, sebenarnya tulisan ini hanya ingin dituangkan untuk diri saya pribadi sebagai obat. Tapi mungkin akan bermanfaat kalo di share, siapa tau mungkin ada yang membutuhkan. *loh kok kaya sedekah – haha. Oke lanjut lagi, seperti kebanyakan agent travelling – meeting poin sudah ditentukan untuk peserta yaitu dermaga muara kamal. Kumpulnya pagi bener lho waktu itu tapi lupa jam brp, kalo ngga salah jam 07:00 pagi. Setelah peserta kumpul semua, berangkatlah kami pertama kali ke pulau kelor.

IMG_2420

Perjalanan menuju Pulau Kelor sekitar ngga sampe 10 menit, bentar banget yaa. Explore pulau ini meliputi sejarah, yaitu ada satu benteng peninggalan Belanda (VOC) saat menghadapi Portugis. Lebih jelasnya mungkin temen-temen bisa searching di internet, dijamin lebih lengkap. Oh ya, Pulau ini tambah tenar setelah Atika sama Rio ngadain wedding mereka di sini. Sebelum itu pun tempat ini juga banyak dipilih sebagai tempat yang pas untuk prewedding. Naah .. yang tertarik monggo poto prewed di situ, Insha Allah hasilnya bagus kalo rejeki. Haghaghag :D. Poto di atas adalah salah satu hasil jepretan amatir saya di salah satu sisi Pulau Kelor. Bagus ngga ? haha #ngarep.com dibilang bagus.

Setelah puas keliling Pulau Kelor plus jepret sana-sini, kita lanjut ke Pulau Onrust. Jarak tempuh dari Pulau Kelor ke Pulau Onrust sekitar 10-15 menit. Pulau Onrust sendiri memiliki banyak peninggalan sejarah seperti sisa reruntuhan bangunan, makam dan museum. Dulunya tempat ini digunakan untuk asrama karantina haji, namun tidak jelas perkapannya, bangunan-bangunan tersebut diruntuhkan hingga hanya tersisa puing-puing pondasinya saja. Sejarah pulau ini kurang lebih bisa dilihat di museumnya atau search lebih lanjut by internet. Karena hari memang sudah siang, semua peserta dan crew istirahat dulu sekaligus makan dan sholat. Fasilitas disini memang tidak lengkap, namun masih ada musholla dan warung untuk jajan atau makan-makan ringan.

Setelah ishoma, baru kemudian lanjut ke pulau yang terakhir yaitu Pulau Cipir. Jarak tempuhnya hampir sama dengan sebelumnya, 10-15 menit dari Pulau Onrust. Di Pulau ini juga masi terdapat beberapa reruntuhan bangunan peninggalan jaman dulu banget, tapi spotnya bagus banget untuk yang suka photography. Di beberapa sisi pulau, masih terdapat bibir pantai yang bisa dikunjungi dan bisa main-main air sedikit laah. Setelah ada acara singkat perkenalan antara peserta dan crew, semua peserta dan crew puas-puasan jepret-jepret. Perjalanan berakhir di sini, semua peserta dan crew kembali ke dermaga muara kamal.

Beberapa tips untuk teman-teman yang memilih mengunjungi 3 pulau ini secara “backpaker” sendiri atau “share cost” dengan teman dan ngga ikut agent trip gitu bisa menggunakan cara-cara ini :

  • Dari Jakarta, ambil ke arah Daan Mogot dan turun di perempatan rawa buaya (bisa menggunakan bus Transjakarta)
  • Di perempatan banyak tersedia mobil pribadi yang bisa disewa untuk menuju dermaga muara kamal
  • Di dermaga, bertanyalah pada penduduk setempat untuk menuju ke pinggir dermaga penyebrangan. Ini agak rumit karena harus melewati pasar ikan dulu.
  • Sampai di pinggir dermaga banyak kapal motor nelayan yang bisa disewa untuk berkeliling sampai puas ke 3 pulau tersebut.

Beberapa notenya :

  • Harga sewa kapal dan ongkos darat tergantung situasi perekonomian bangsa, karena bisa berubah-ubah, terutama setelah bensin naik 😀
  • Ada baiknya jika share cost, peserta berjumlah 7-20 orang. Agar biaya yang dikeluarkan jadi lebih murah.
  • Pakai sun block / kaca mata berlensa gelap agar tidak gosong kena matahari
  • Bawa makanan yang banyak, terutama bagi yang punya penyakit kelaperan akut dan kelaperan tiba-tiba
  • Bawa kamera yang mantep, biar hasil jepretannya maknyus

84

semoga bermanfaat yaa 🙂

In term search : #Backpakeran #PantaiIndonesia #PulauKelor #PulauOnrust #PulauCipir

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s